HARI 22: MARI, BERISITIRAHATLAH SEKETIKA

 “Mari, Beristirahatlah Seketika”
Oleh Nina Atcheson

Satu pagi hari yang indah, saya menyadari bahwa rumah terlalu sunyi, dan anak perempuan saya yang berusia tiga tahun menghilang. Saudara-saudaranya sedang bermain bersama, tetapi dia tidak ditemukan di mana pun. Saya memanggilnya, bertanya-tanya di mana dia berada. "Tahlia, kamu dimana?" Suara saya bergema di seluruh rumah, tetapi tidak ada jawaban. Saya berjalan ke setiap ruangan, tetapi tidak menemukannya.

Akhirnya, saya mendengar suara kecil. "Mami..." Kepalanya yang kecil, muncul dari balik kursi merah kami. "Lihat," dia mengangkat buku ibadah kami, halamannya terbuka dengan gambar Yesus dan para malaikat-Nya yang sedang turun ke bumi. "Dia datang hari ini, Mami?" dia bertanya, sambil menunjuk ke jendela di sampingnya.

Hati saya tersentuh ketika saya menyadari bahwa dia duduk di sana, sedang menunggu Yesus datang kembali hari ini. Dalam kesibukan pagi itu, saya membuat sarapan, duduk mencuci, dan menjawab telepon. Padatnya tugas-tugas yang 'mendesak' ini benar-benar mengalihkan saya untuk meluangkan waktu dengan Yesus pada pagi itu. Allah tidak dapat berbicara lebih jelas daripada melalui Tahlia pada saat itu. Sepertinya Dia sedang berkata: Beristirahatlah dan perhatikanlah Aku pagi ini. Aku disini. Dan Aku akan datang segera! Luangkanlah waktu bersama-Ku...

Hari ini, bertahun-tahun kemudian, saya masih mendengar kata-kata Allah kepada saya. “"Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” (Markus 6:31). Dia mengundang kita untuk berhenti, dari kesibukan yang membuat gila di sekitar kita, untuk bersama dengan-Nya. Bukan hanya untuk sementara atau karena kewajiban, tetapi untuk satu waktu, karena kita ingin menghabiskan waktu dengan Pemulih Jiwa Kita.

Saat ini, banyak dari kita mendapati diri kita pada suatu tempat, di mana kita terisolasi di rumah kita karena pandemi global. Dalam pengertian tertentu, kita telah dipaksa untuk berhenti dari kesibukan hidup kita yang biasa. Kehidupan kita telah berubah untuk waktu ini. Apakah kita sedang beristirahat di dalam Dia di “tempat sepi” ini? Apakah kita mendengarkan suara-Nya yang sepoi-sepoi (1Raj. 19:12), memanggil kita untuk berjalan lebih dekat dengan-Nya (Yoh. 15:9)? Apakah kita pergi ke tempat yang sunyi untuk mengenal Dia lebih jauh, atau kita mengisi ruang yang sunyi itu dengan suara yang mengganggu lainnya?

Sebagai seorang anak, saya ingat menyanyikan satu lagu dengan kata-kata ini di dalamnya: “Waktu bersamanya adalah waktu yang dihabiskan dengan baik. Dia akan menjadi Penghibur dan Penuntun-mu. Waktu bersamanya adalah waktu yang dihabiskan dengan baik. Dia akan selalu ada di sisi-mu.” Membangun hubungan kita dengan Allah dengan menghabiskan waktu dengan Penghibur dan Penuntun kita, adalah yang paling penting di saat kita memandang diri kita saat ini. Waktu yang berkualitas (bukan kuantitas atau lamanya waktu) adalah yang terpenting. Apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas waktu Anda bersama Allah dalam minggu ini? Pertimbangkan ide-ide berikut:

·         Minta Allah agar memberi Anda keinginan yang lebih besar untuk menghabiskan waktu bersama-Nya.
·         Alkitab tidak ditulis agar sulit untuk dipelajari. Itu adalah Firman Allah yang hidup bagi Anda, dan Dia sedang menunggu untuk berbicara kepada Anda melalui Alkitab.
·         Datanglah dengan kerendahan hati dan berdoalah sebelum Anda membaca Alkitab Anda, meminta Allah untuk pekabaran khusus yang perlu Anda dengar.
·         Anda mungkin hanya ingin mengambil satu ayat atau satu bagian pendek bacaan Alkitab setiap hari. Pertimbangkan: Apa yang dikatakan Allah kepada saya melalui perikop ini? Bagaimana saya dapat menguatkan seseorang hari ini dengan pekabaran ini?
Allah menunggu dengan sabar agar kita mau meluangkan waktu bersama-Nya setiap hari (Why. 3:20). Maukah Anda menunggu dengan penuh pengharapan, seperti Tahlia, merindukan kedatangan-Nya? Apakah Anda akan datang dan beristirahat sebentar dengan-Nya ketika Anda sedang menunggu?

Nina Atcheson saat ini melayani sebagai Manajer Kurikulum Sekolah Sabat dan Departemen Pelayanan Perorangan di General Conference, dan Petugas Identitas Advent untuk Sekolah Advent Australia. Nina, suaminya Matt, dan ketiga anak mereka tinggal di dekat Gold Coast, Australia.

PERTANYAAN-PERTANYAAN RENUNGAN: Apa penghalang terbesar yang menghentikan Anda untuk meluangkan waktu berkualitas bersama Allah? Apakah ada halangan-halangan yang dapat Anda minta kepada Allah untuk  membantu Anda menghilangkan semua gangguan itu? Bagaimana hal ini dapat mengubah kebiasaan berdoa dan belajar Alkitab Anda?

TANTANGAN UNTUK AKTIF: Mungkin Allah ingin keadaan sulit terjadi di sekitar kita untuk membantu kita menyadari kebutuhan besar kita akan Dia sebelum Dia kembali. Dia memberikan kesempatan unik bagi kita untuk beristirahat sebentar di dalam Dia. Maukah Anda menanggapi undangan-Nya? Mari kita tuntut janji-janji Yoh. 15:4, 5; Yes. 26:2, 3 dan Mark. 6:33 sementara kita mencari ketenangan dan kepastian di dalam Dia.

 “Mereka yang menerima perkataan Kristus, dan menyerahkan jiwa mereka pada pemeliharaan-Nya, hidup mereka sesuai dengan perintah-Nya, akan mendapat damai dan ketenangan… kehidupan kita mungkin tampak kusut; tetapi jika kita menyerahkan diri kita kepada Guru Agung yang bijaksana, Ia akan menyatakan pola hidup dan tabiat yang akan membawa kemuliaan-Nya." (Desire of Ages, p. 331)

Pelajaran Lebih Dalam: Saran Bacaan Tambahan untuk minggu ini
·         Ellen White, Pendidikan, pasal 20, “Bible Teaching and Study”
·         Nina Atcheson, As Light Lingers: Basking in the Word of God
·         Audiobook: As Light Lingers: Basking in the Word of God (Untuk streaming satu passal sehari kunjungi  www.aslightlingers.com)


Hari 22 – Fokus Doa – Jumat, 17 April 2020

BERITA BAIK! Terlepas dari pandemi COVID-19 di seluruh dunia, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh terus bergerak maju dalam misi. Dan banyak metode kreatif dan baru dalam membagikan Injil sedang dikembangkan dengan jangkauan yang lebih luas dari yang pernah kita alami sebelumnya. Puji Tuhan!

Permohonan Doa yang dibagikan oleh Ted N.C. Wilson

·         Berdoa bagi anggota gereja kita dan bagi mereka yang baru-baru ini berduka karena kehilangan orang-orang dikasihi karena COVID-19. Berdoalah untuk kedamaian dan penghiburan dalam hati mereka. Berdoalah untuk penyembuhan fisik bagi mereka yang saat ini sedang berjuang melawan Coronavirus.

·         Berdoalah agar anggota gereja akan secara aktif  memelihara prinsip-prinsip gaya hidup sehat NEWSTART (yang berarti Nutrisi, Olahraga, Air, Sinar Matahari, Pertarakan, Udara, Istirahat, dan Percaya pada Tuhan) sebagai pendekatan seimbang untuk hidup sehat.

·         Berdoa agar kita sebagai satu gereja akan terus menemukan cara yang efektif untuk membagikan pekabaran kesehatan Allah, bersama dengan pekabaran Tiga Malaikat, yang merupakan misi akhir zaman kita bagi dunia, termasuk kebutuhan kita untuk memohon Roh Hujan Akhir, pada saat kita mempersiapkan kedatangan Kristus yang kedua kali.

·         Berdoalah agar dalam semangat kita untuk menemukan cara-cara kreatif untuk bersaksi kepada orang lain, kita tidak kehilangan penekanan kuat kita pada Kristus, Firman-Nya, kebenaran-Nya, pelayanan Bait Suci-Nya, dan kuasa penyelamatan-Nya dalam pertentangan besar.


·         Berdoalah untuk pertemuan penginjilan online “Hope Awakens” -- “Kebangkitan Pengharapan” yang diluncurkan hari ini secara nasional. (Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi: https://www.discoverhopeawakens.com). Berdoalah agar semakin banyak orang dapat menonton dan mengikuti seri penginjilan ini untuk menggantikan kegiatan penginjilan secara LIVE yang dibatalkan di Indianapolis.

Comments