Berseru pada Yesus adalah Kebutuhan Kita yang Mendesak!
“Sebab aku yakin,
bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan
yang akan dinyatakan kepada kita.”
Rom. 8:18
“Melalui ujian dan
aniaya kemuliaan—tabiat—Allah dinyatakan pada umat pilihan-Nya. Orang-orang
percaya pada Kristus, dibenci dan dianiaya oleh dunia, telah dididik dan di disiplin
dalam sekolah Kristus. Di dunia ini mereka berjalan pada jalan yang sempit;
mereka disucikan dalam dapur api kesusahan. Mereka mengikuti Kristus melalui
pertentangan yang sangat berat; mereka menderita penyangkalan diri dan
mengalami kekecewaan yang pahit; tetapi dengan demikian mereka mempelajari
kesalahan dan sengsara dosa, dan mereka memandangnya dengan kejijikan. Ikut
serta dalam penderitaan Kristus, mereka dapat memandang di seberang kegelapan
kepada kemuliaan, seraya mengatakan,, “Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman
sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan
kepada kita.” Roma 8:18.”
Acts of the Apostles, hal. 576
Pertanyaan-pertanyaan Renungan:
Apakah kemuliaan yang dibicarakan dalam Roma 8:18? Mengapa pencobaan dan penderitaan bermanfaat untuk memurnikan kita? Apa yang telah Anda pelajari tentang diri Anda melalui pencobaan dalam minggu-minggu terakhir ini? Apakah Anda mengenali titik-titik lemah dalam karakter Anda yang tidak Anda sadari? Bagaimana Anda berdoa agar Allah mau menguatkan Anda selama masa sulit ini?
Pertanyaan-pertanyaan Renungan:
Apakah kemuliaan yang dibicarakan dalam Roma 8:18? Mengapa pencobaan dan penderitaan bermanfaat untuk memurnikan kita? Apa yang telah Anda pelajari tentang diri Anda melalui pencobaan dalam minggu-minggu terakhir ini? Apakah Anda mengenali titik-titik lemah dalam karakter Anda yang tidak Anda sadari? Bagaimana Anda berdoa agar Allah mau menguatkan Anda selama masa sulit ini?
Hari 14 - Fokus Doa:
1.
Berdoa untuk penglihatan akan surga sehingga
kita dapat melihat melampaui kubur, melampaui kesakitan dan penderitaan dan
kesukaran hidup, untuk melihat pada hadiah surgawi yang sedang menunggu orang-orang
yang setia sampai akhir.
2.
Berdoa untuk kebijaksanaan bagi para pendeta dan
administrator ketika mereka memberikan penghiburan dan dorongan dan memimpin di
tengah-tengah kekacauan.
3.
Berdoa bagi anak-anak kita yang berhenti
sekolah, dan secara khusus bagi mereka yang bergantung pada makanan yang
diberikan di sekolah. Berdoa agar Allah menuntun orang-orang Kristen yang
peduli untuk menemukan cara untuk memberi mereka makan selama masa krisis.
4.
Berdoa agar kasih Allah memenuhi kita,
menggerakkan kita, menghancurkan hati kita kembali, sehingga kita tidak dapat
menahannya, tetapi mau membagikannya kepada mereka yang tidak memiliki harapan.
5.
Berdoa agar kita dapat mengerti dan aktif
membagikan kabar “Kebenaran oleh Iman” sehingga kita dapat beristirahat dalam
kebenaran Kristus.
Comments
Post a Comment